Friday, November 14, 2014

PERSIAPAN PENDIDIKAN KE LUAR NEGERI

Pendidikan tinggi tidak lagi menjadi barang mewah dan dapat ditempuh oleh orang berpunya saja. Apalagi program pemerintah mendukung untuk itu. Tidak sampai pendidikan sarjana, bahkan jenjang yang lebih tinggi yaitu pascasarjana baik S2 dan S3 sudah menjadi sesuatu yang lumrah dan menjadi rencana bagi mahasiswa tahun akhir atau yang baru tamat sarjana untuk bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Sekali lagi, program pemerintah menyiapkan kesempatan untuk itu dengan program beasiswa yang ada. Apa saja programnya silahkan tanya mbah Google.
Seiring dengan pintu pendidikan yang juga memasuki globalisasi bagi sebagian mahasiswa mulai terbuka planning untuk menumpuh pendidikan pascasarjana, tidak hanya di dalam negeri tapi juga keluar negeri karena ada nilai plus tersendiri jika kuliah di luar negeri.
Secara prinsipil kuliah pascasarja di luar negeri  sangat mudah. Karena bertemunya 2 kepentingan yang saling menguntungkan. Dimana Negara berkembang seperti Indonesia memiliki surplus dari sisi jumlah SDM tapi rendah disisi kualitas. Sedangkan Negara maju yang terjadi sebaliknya minus jumlah, surplus kualitas pendidikan (pakai kacamata pendidikan). Persyaratan utamanya hanya 2 carik kertas yang sangat menentukan yaitu : pertama secarik kertas yang bernama Letter of Acceptance (LoA) dan Sertifikat TOEFL/IELS, disamping persyaratan administrasi lain dan wawancara yang lebih melihat kesiapan kita dan alokasi jatah beasiswa yang harus disesuaikan dengan jumlah pelamar.
Ok, sekian untuk pengantar dulu…..

Selanjutnya saya mau berbagi pengalaman pribadi yang mudah-mudahan nanti bisa berbagi pengalaman dan saling berdiskusi. Karena saya selalu mendokan mudah-mudahan semakin banyak generasi muda Indonesia yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home