Saturday, March 5, 2016

Perumahan Murah di Jepang

Assalamu'alaikum wr wb
Tokyo merupakan kota dengan biaya hidup paling tinggi di dunia. Akan tetapi tidak berlaku untuk semua daerah di Jepang, walaupun rata - rata perbedaan biaya hidup tidak terlalu significant sebanding dengan pemerataan pembangunan di Jepang.
Bagi pelajar di Jepang, biaya hidup sangat tergantung dengan life style. banyak pilihan dan strategi untuk bisa menghemat pengeluaran bahkan menambah pemasukan. Beberapa hal yang bisa di siasati, yang pertama dan utama adalah perumahan.
Secara umum di Jepang tidak ada perumahan yang murah semuanya sangat mahal bila dibandingkan dengan Indonesia, kecuali 1. Ada 2 pilihan perumahan yaitu private apartment dan municipal housing (Kota "Shi" atau Perfecture "Ken" Jutaku). Sewa sangat tergantung pada Tipe Room, beberapa tipe yang tersedia mulai dari 1K, 1DK, 1LDK, 2K, 2DK, 2LDK, 3DK, dan seterusnya. Angka menunjukkan ruangan tidur (bed room), K menunjukkan dapur (Kitchen), D menunjukkan ruang makan (Dining Room), L menunjukkan ruang utama (Living Room). Faktor jarak dan umur bangunan, contohnya yang dekat dengan kampus akan lebih mahal dari ya            ng jauh. Biaya sewa sangat bervariasi mulai dari 25.000 - 60.000 yen (standar Kanazawa, Tokyo bisa 10x lipat) Proses sewa menyewa di Jepang umumnya melalui pihak ketiga (agen), jadi kita tidak berhubungan langsung dengan pemilik rumah, seperti Noka, Urban Home, Daiwa House,Co-op (koperasi kampus) dll. Sehingga tidak heran 1 blok ada berbeda agen. Karena berhubungan lewat agen maka biaya pangkal untuk kontrak rumah di Jepang menjadi mahal, 3 kali biaya kontrak yang terdiri dari fee agen, biaya kebersihan dan sewa 1 bulan pertama. Ada juga perseorangan tanpa melalui agen sehingga uang pangkal lebih ringan karena tidak ada fee agen, akan tetapi hal ini sangat jarang. Secara umum kontrak perjanjian dibuat dengan sangat detail dan transfaran.
Ketika memutuskan menempati suatu apartement yang harus diperhatikan adalah tipe rumah apakah single room atau family room dan berapa orang dibolehkan menempati rumah tersebut. di Jepang berlaku aturan kalau tamu hanya di bolehkan 2 minggu menumpang menginap (Hal ini tidak berlaku untuk perumahan pemerintah). Kalau merencanakan kunjungan keluarga dari Indonesia maka musti di set untuk menginap 2 minggu.
Contoh link untuk mencari perumahan di Jepang http://suumo.jp/koshinetsu/?vos=evpasubr144x0043683-xe_kwd-7241760584:cr-74948616868:sl-:adg-19348847788:cam-319649308
Perumahan Pemerintah (Municipal Housing)
Pilihan yang tepat adalah mengajukan aplikasi sewa ke perumahan pemerintah. Kata mengajukan bermakna bahwa tidak semua orang bisa menyewa disana karena pemerintah mengkhususkan untuk penduduk berpenghasilan rendah dan berkeluarga. Tipe yang tersediakan disiapkan untuk keluarga bahkan keluarga besar, tipe 3DK, 2LDK dan 3LDK. Pelajar yang membawa atau merencanakan membawa keluarga masuk dalam kategori karena pelajar dianggap berpenghasilan 0 yen walaupun mendapatkan beasiswa. Proses untuk mendapatkan kesempatan tinggal melalui undian, jika pelamar lebih sedikit atau sama dengan jumlah ruangan yang tersedia maka yang diundi adalah nomor kamar yang akan ditempati. Sebenarnya biasa sewa perumahan pemerintah tidak terlalu murah karena sewa mulai 20.000 50.000 yen perbulan, tergantung pada penghasilan dan jumlah anggota keluarga. Pelajar dapat menyewa dengan biaya terendah yaitu 20.000 yen, disamping itu bisa pula mengajukan disc jika memiliki anak mulai 25-50%, karena rata-rata orang Indonesia punya anak minimal dua maka otomatis biaya sewa per bulan sebesar 10.000 yen. Ini penghematan yang paling besar per bulan yang dapat di lakukan. Tentu saja harus banyak berdoa disamping ada atau tidak nya kamar kosong yang akan diundi, karena pengundian dilakukan 4 kali dalam setahun.
Berikut link perumahan Kota Kanazawa sebagai referensi http://www4.city.kanazawa.lg.jp/29104/index.html